Senin, 01 Desember 2014

tentang jogging

Jogging adalah olahraga mudah dan murah yang bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja (disarankan pagi hari). Jogging paling baik dilakukan pada saat menjelang matahari terbit sampai munculnya matahari pagi sehingga badan kita akan terkena sinar hangatnya, secara tidak langsung kita juga akan mendapatkan manfaat vitamin D dari sinar matahari.Olahraga jogging tidak harus dilakukan di tempat khusus, bisa saja kamu melakukan manfaat jogging sore hari atau jogging disekitar lingkungan rumah yang sepi dan memiliki nuansa alam yang sejuk. Lamanya waktu jogging juga tidak harus dalam jumlah tertentu, apabila badan kita sudah berkeringat kita bisa saja menghentikan aktifitas jogging.
Berikut ini beberapa manfaat jogging untuk tubuh yang dapat kita rasakan secara umum:
1. Meningkatkan kekebalan tubuh, ini penting agar kita tidak mudah terserang penyakit ringan seperti flu misalnya.
2. Menjaga kesegaran badan, dengan melakukan jogging rutin maka badan kita senantiasa segar dan siap menjalani aktifitas.
3. Menjaga berat badan, dengan melakukan jogging maka kita akan terhindar dari kelebihan berat badan dan postur tubuh kita tetap ideal.
4. Menjaga jantung sehat, dengan rutin berolahraga maka kesehatan jantung kita akan tetap terjaga.
banyak bukan manfaat jogging bagi kesehatan tubuh? Tunggu apalagi mari kita biasakan melakukan olaraga ringan ini untuk menjaga badan tetap bugar dan siap beraktifitas.

Para peneliti telah mendeklarasikan, olahraga lari adalah salah satu cara untuk tetap awet muda. “Dan dari berbagai olahraga kardio yang ada, olahraga lari telah dinobatkan sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh prima serta tetap awet muda,” (JoAnn Manson, MD., kepala di divisi pencegahan pada rumah sakit Brigham and Women’s.
Berikut adalah beberapa manfaat lari pagi untuk kesehatan fisik dan mental :
1.Menajamkan Mata: Orang yang berlari 56 Km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan risiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 Km per minggu.
2.Menjaga Kesehatan Jantung: Pelari yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan 39 persen lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus mereka juga akan jarang menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya hingga 34 persen.
3.Mendongkrak Gairah: Pelari pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.
4.Menguatkan Tulang: Masa tulang para pelari ternyata lebih baik dari atlet aerobik lainnya, demikian diungkapkan oleh University of Missouri. Para peneliti membandingkan kepadatan tulang para pelari dengan pesepeda. Ada sebanyak 63 persen pesepeda yang memiliki masa tulang yang jelek, sedangkan pelari hanya 19 persen.
5.Lancar Berfikir: Sebuah penelitian yang dilakukan kepada para pekerja di Inggris mengungkapkan, rutin berlari membuat mereka jarang melakukan kesalahan dalam pekerjaan, memiliki konsentrasi yang baik, dan lebih produkif dibanding yang lari hanya sesekali.
6.Terbebas dari Dimensia: Journal of American Geriatrics Society melaporkan, perempuan yang dari remaja sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami kepikunan.
7.Tidur Lebih Lelap: Para insomnia yang diminta untuk berlari, ternyata berhasil mempercepat waktu tidurnya hingga 17 menit dibanding saat mereka tidak berlari. Plus mereka tidur lebih lelap, bahkan sehari setelah berlari.
8.Jarang Terkena Flu: Pelari yang berlari sejam setiap harinya, akan berhasil menjauh dari serangan virus flu hingga 18 persen dibanding yang tidak berlari. Ini didapat dari penelitian yang dilakukan di Swedia.
9.Bernafas Lebih Lega: Penelitian yang dilakukan kepada pengidap asma yang diminta untuk melakukan olahraga lari dan olahraga kekuatan dalam seminggu secara bergantian, setelah 3 bulan, berhasil mengurangi serangan asmanya. Para responden mengaku bernapas lebih lega dan imun tubuh lebih kuat.
10.Panjang Umur: Sebuah pengamatan terhadap 22 studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam dalam seminggu akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 19 persen. Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif berolahraga akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 50 persen.
11.Memperlancar peredaran darah
12.Kaki akan tampak lebih atletis , wajah semakin tampak cerah dan kulit lebih sehat .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar