Jogging adalah olahraga mudah dan murah yang bisa dilakukan
oleh siapa saja dan kapan saja (disarankan pagi hari). Jogging paling
baik dilakukan pada saat menjelang matahari terbit sampai munculnya
matahari pagi sehingga badan kita akan terkena sinar hangatnya, secara
tidak langsung kita juga akan mendapatkan manfaat vitamin D dari sinar
matahari.Olahraga jogging tidak harus dilakukan di tempat khusus,
bisa saja kamu melakukan manfaat jogging sore hari atau jogging
disekitar lingkungan rumah yang sepi dan memiliki nuansa alam yang
sejuk. Lamanya waktu jogging juga tidak harus dalam jumlah tertentu,
apabila badan kita sudah berkeringat kita bisa saja menghentikan
aktifitas jogging.
Berikut ini beberapa manfaat jogging untuk tubuh yang dapat kita rasakan secara umum:
1. Meningkatkan kekebalan tubuh, ini penting agar kita tidak mudah terserang penyakit ringan seperti flu misalnya.
2. Menjaga kesegaran badan, dengan melakukan jogging rutin maka badan kita senantiasa segar dan siap menjalani aktifitas.
3.
Menjaga berat badan, dengan melakukan jogging maka kita akan terhindar
dari kelebihan berat badan dan postur tubuh kita tetap ideal.
4. Menjaga jantung sehat, dengan rutin berolahraga maka kesehatan jantung kita akan tetap terjaga.
banyak
bukan manfaat jogging bagi kesehatan tubuh? Tunggu apalagi mari kita
biasakan melakukan olaraga ringan ini untuk menjaga badan tetap bugar
dan siap beraktifitas.
Para peneliti telah
mendeklarasikan, olahraga lari adalah salah satu cara untuk tetap awet
muda. “Dan dari berbagai olahraga kardio yang ada, olahraga lari telah
dinobatkan sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh prima serta tetap
awet muda,” (JoAnn Manson, MD., kepala di divisi pencegahan pada rumah
sakit Brigham and Women’s.
Berikut adalah beberapa manfaat lari pagi untuk kesehatan fisik dan mental :
1.Menajamkan Mata: Orang
yang berlari 56 Km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan risiko
terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika
dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 Km per minggu.
2.Menjaga Kesehatan Jantung: Pelari
yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan 39 persen
lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus mereka juga akan
jarang menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya hingga 34 persen.
3.Mendongkrak Gairah: Pelari
pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas
berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi
hingga 83 persen.
4.Menguatkan Tulang: Masa
tulang para pelari ternyata lebih baik dari atlet aerobik lainnya,
demikian diungkapkan oleh University of Missouri. Para peneliti
membandingkan kepadatan tulang para pelari dengan pesepeda. Ada sebanyak
63 persen pesepeda yang memiliki masa tulang yang jelek, sedangkan
pelari hanya 19 persen.
5.Lancar Berfikir: Sebuah
penelitian yang dilakukan kepada para pekerja di Inggris mengungkapkan,
rutin berlari membuat mereka jarang melakukan kesalahan dalam
pekerjaan, memiliki konsentrasi yang baik, dan lebih produkif dibanding
yang lari hanya sesekali.
6.Terbebas dari Dimensia: Journal
of American Geriatrics Society melaporkan, perempuan yang dari remaja
sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami
kepikunan.
7.Tidur Lebih Lelap: Para insomnia
yang diminta untuk berlari, ternyata berhasil mempercepat waktu tidurnya
hingga 17 menit dibanding saat mereka tidak berlari. Plus mereka tidur
lebih lelap, bahkan sehari setelah berlari.
8.Jarang Terkena Flu: Pelari
yang berlari sejam setiap harinya, akan berhasil menjauh dari serangan
virus flu hingga 18 persen dibanding yang tidak berlari. Ini didapat
dari penelitian yang dilakukan di Swedia.
9.Bernafas Lebih Lega: Penelitian
yang dilakukan kepada pengidap asma yang diminta untuk melakukan
olahraga lari dan olahraga kekuatan dalam seminggu secara bergantian,
setelah 3 bulan, berhasil mengurangi serangan asmanya. Para responden
mengaku bernapas lebih lega dan imun tubuh lebih kuat.
10.Panjang Umur: Sebuah
pengamatan terhadap 22 studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam
dalam seminggu akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 19
persen. Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif
berolahraga akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 50
persen.
11.Memperlancar peredaran darah
12.Kaki akan tampak lebih atletis , wajah semakin tampak cerah dan kulit lebih sehat .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar